Walaupun rambut aku ga keriting, tapi rambutku kering & gampang kusut & mengembang.
Dibanding smoothing & rebonding, aku udah beberapa kali keratin treatment biar rambutku lebih lurus & gampang diatur.
Aku pilih keratin treatment karena hasilnya lebih natural & ga kaku.
Selain itu, keratin treatment juga bukan cuma meluruskan, tapi juga melapisi kutikula rambut yg secara alami memiliki keratin, tujuannya biar rambut kelihatan lebih sehat.
Sayangnya, keratin treatment di salon harganya lumayan mahal.
Terakhir kali tahun 2019 aku ngabisin sekitar 700 ribu ++ buat keratin treatment untuk rambutku yg panjangnya cuma sebahu.
Lucky, I found Pikaru! Dengan cuma 150 ribu udah bisa keratin sendiri di rumah!
Bye Rambut Kusut & Megar, Rambut Auto Lurus & Lembut!
DISCLAIMER: BUKAN AKUN JUALAN. PRODUK DI ATAS HANYA REKOMENDASI, BUKAN AJAKAN UNTUK MEMBELI. KECOCOKAN PRODUK BERSIFAT RELATIF DI TIAP KULIT. SKINCARE YG COCOK DI AKU BELUM TENTU COCOK DI KALIAN! BE WISE! 🤗
... Baca selengkapnyaAku sendiri awalnya juga bingung, kalau mau ngelurusin rambut tuh pilihannya apa aja sih? Dulu tahunya cuma smoothing atau rebonding. Tapi setelah coba keratin rambut di rumah, ternyata bisa banget dapet rambut lurus natural tanpa harus bolak-balik salon.
Buat yang masih suka bandingin rebonding rambut sebelum sesudah vs keratin, menurut pengalamanku bedanya lumayan kerasa. Waktu dulu rebonding, rambut memang lurus banget tapi kesannya kaku dan ujungnya cenderung kering. Sedangkan keratin di rumah ini hasilnya tetap lurus, tapi jatuhnya lebih natural, masih ada sedikit volume jadi nggak "lempeng papan".
Kalau rambut kamu sebenernya lurus tapi ngembang ke kanan ke kiri, gampang kusut, dan kelihatan kering, keratin bisa jadi opsi yang lebih masuk akal daripada smoothing atau rebonding. Keratin itu lebih fokus melapisi batang rambut pakai keratin, protein gandum, kolagen, dan biasanya ada campuran minyak alami. Jadi selain meluruskan, rambut juga kelihatan lebih sehat dan berkilau.
Untuk produk keratin yang dipakai di rumah, aku pilih yang memang klaimnya bisa meluruskan rambut dan anti-frizz. Teksturnya milky agak berminyak, wanginya enak, dan nggak nyegrak di hidung. Biasanya di kemasan sudah ada petunjuk step by step, tapi kurang lebih aku pakai cara seperti ini:
1. Cuci rambut pakai sampo (lebih baik sampo yang gentle), jangan pakai kondisioner dulu. Keringkan sampai rambut setengah kering.
2. Bagi rambut jadi beberapa bagian, lalu aplikasi produk dari sekitar 1 cm di bawah akar sampai ke ujung. Pastikan rata, jangan numpuk terlalu tebal di satu titik.
3. Diamkan sekitar 20–30 menit (sesuai petunjuk produk). Rambut biasanya jadi terasa agak berat dan licin.
4. Keringkan rambut pakai hair dryer sambil disisir lurus ke bawah.
5. Setelah kering, catok rambut sedikit demi sedikit sampai benar-benar lurus dan halus. Ini penting banget buat kunci hasil keratin.
6. Beberapa produk menyarankan dibilas hanya dengan kondisioner setelah beberapa jam, lalu dikeringkan lagi dan dicatok. Setelah itu biasanya dianjurkan tidak keramas 2–3 hari supaya hasilnya awet.
Hasil keratin rambut di rumah ini menurutku lumayan tahan, sekitar 1–2 bulan tergantung seberapa sering keramas dan styling. Di aku, rambut yang tadinya kering, kusam, susah diatur, dan mengembang jadi lebih lurus natural, lembut, dan gampang disisir.
Kalau kamu lagi cari cara meluruskan rambut selain smoothing dan rebonding, atau masih mikir: "ngelurusin rambut namanya apa selain dua itu?" — keratin treatment di rumah ini bisa banget dicoba. Tetap inget, hasil tiap orang bisa beda, jadi jangan lupa tes sedikit dulu kalau kamu punya kulit kepala sensitif, dan selalu baca petunjuk di kemasan produknya sampai tuntas.
Lihat komentar lainnya