Memanfaatkan lahan untuk menanam Cabai
Ditengah kesibukan ku mengurus anak-anak, mengurus rumah, aku juga coba jd petani 😁. yupss, petani cabai.. memanfaatkan lahan didepan rumah untuk menanam cabai #antisipasi harga cabai mahal. bole lha yhaaa
selain itu, lingkungan rumah juga biar nambah hijau segar dengan tanaman - tanaman.
Waktu awal mau menanam cabai di pekarangan rumah, aku juga bingung mulai dari mana. Setelah coba-coba, ternyata nggak sesulit itu, kok. Di depan rumah aku pakai kombinasi polybag hitam dan botol plastik bekas, jadi lahan yang tadinya kosong sekarang bisa jadi kebun cabe kecil yang lumayan produktif. Pertama, soal tanah untuk tanaman cabe. Dari pengalamanku, cabai paling suka media tanam yang gembur dan nggak becek. Aku biasanya campur tanah taman dengan kompos atau pupuk kandang matang, plus sedikit sekam padi supaya lebih porous. Perbandingan kasarnya 2:1:1 (2 bagian tanah, 1 bagian kompos, 1 bagian sekam). Kalau tanah di rumah kamu keras dan liat, lebih baik diolah dulu, diacak-acak dan dicampur kompos biar akarnya gampang tumbuh. Untuk cara menanam cabe di pot atau polybag, aku pilih polybag ukuran sedang supaya akar cabai punya ruang cukup. Lubangi bagian bawah polybag dan botol plastik bekas sebagai drainase, jadi air nggak menggenang. Setelah itu, isi dengan media tanam tadi dan diamkan beberapa hari supaya nutrisi merata. Bibit cabai bisa dari biji cabai yang sudah tua dan merah, dikeringkan dulu lalu disemai di tray atau wadah kecil. Kalau sudah muncul 4–5 helai daun, baru aku pindah ke polybag. Menata tanaman cabai di pot rumah juga seru. Aku susun polybag di sepanjang sisi pekarangan rumah, yang kena sinar matahari minimal 5–6 jam sehari. Cabai suka matahari, jadi jangan terlalu banyak di tempat teduh. Di sela-selanya aku taruh botol plastik bekas yang juga ditanami cabai atau tanaman lain, jadi halaman depan kelihatan lebih hijau dan segar. Untuk cara budidaya cabai biar nggak gampang mati, aku lebih sering siram sedikit-sedikit tapi rutin, biasanya pagi atau sore. Kalau musim hujan, aku kurangi penyiraman karena tanah gampang lembap. Sesekali aku tambah pupuk organik cair atau kompos di permukaan tanah tiap beberapa minggu, supaya kebun cabe tetap subur. Hal yang paling kerasa manfaatnya adalah waktu harga cabai lagi mahal, aku tinggal panen dari pekarangan sendiri. Rasanya puas banget lihat tanaman cabai di pot rumah yang awalnya cuma bibit kecil di polybag dan botol plastik bekas, sekarang bisa jadi sumber cabai buat masak harian. Kalau kamu punya lahan kecil di depan rumah, coba aja mulai satu dua pot, lama-lama bisa jadi kebun cabe mini yang mempercantik halaman dan bantu menghemat belanja juga.
