Setelah semua di campur rata, bungkus daun pisang, kukus 30-45 menit.
Alhamdulillah di anak ku approved bahkan doyan bgt‼️
Agak nyesel kenapa baru ku buatkan skrg waktu dia umur 23bln ini sih :’)
Menu yg kids friendly banget ini dan bisa masuk di menu keluarga juga. Tinggal ditambahkan cabe waktu bikin bumbu halusnya, dah beres deh botok untuk mamah papahnya 👌🏼
... Baca selengkapnyaAkhirnya aku nemu menu botok daun melinjo yang bisa dimakan bareng-bareng: anak, mamah, dan papah dalam satu masakan. Versi kali ini aku sebut Botok Triple Prohe karena pakai tiga sumber protein: tempe, udang, dan ikan kembung. Selain bikin rasa gurih alami, anak juga jadi kenyang lebih lama.
Kalau pakai daun melinjo, biasanya aku pilih yang masih muda supaya teksturnya nggak keras dan lebih ramah buat anak. Daun melinjo ini aku iris tipis-tipis biar gampang dikunyah, terus dicampur kelapa parut biar botoknya lebih wangi dan gurih. Buat yang baru pertama kali masak botok, jangan lupa pilih daun pisang yang masih lentur, bisa diangetin sebentar di atas kompor supaya pas dibungkus nggak mudah sobek.
Untuk proteinnya, aku pakai tempe biasa (kalau tempe busuk kurang nyaman buat anak, bisa skip atau ganti tempe yang difermentasi sebentar aja), lalu ditambah udang ukuran sedang yang sudah dikupas kulit dan punggungnya dibersihkan. Ikan kembung aku fillet dan buang durinya dulu, jadi aman buat anak yang lagi belajar makan sendiri. Kalau buat orang dewasa sih boleh banget dibiarkan utuh, tapi kalau buat balita aku lebih suka versi tanpa duri.
Bumbu halusnya tetap simpel: bawang merah, bawang putih, garam, gula merah, dan kaldu bubuk non MSG. Kadang aku tambahkan sedikit kencur biar ada aroma khas botok, tapi ini opsional. Semua bahan (daun melinjo, kelapa parut, tempe, udang, ikan kembung) aku aduk dengan bumbu halus sampai rata, baru kemudian dibungkus satu-satu pakai daun pisang. Ukurannya bisa disesuaikan, kalau buat anak biasanya aku bikin ukuran kecil supaya sekali makan satu bungkus habis.
Khusus untuk versi mamah papah, aku cuma menambahkan irisan cabai rawit atau cabai merah keriting ke dalam adonan bumbu sebelum dibungkus. Jadi praktis, satu adonan bisa jadi dua versi: pedas dan tidak pedas. Tinggal pisahkan saja saat proses membungkus.
Waktu pengukusan sekitar 30–45 menit tergantung tebal tipisnya bungkus. Cirinya, daun pisang sudah berubah warna lebih tua dan tercium aroma wangi khas botok. Buat aku, botok daun melinjo triple protein ini cocok banget dijadikan menu andalan saat anak lagi GTM, karena teksturnya lembut, rasanya gurih alami, dan bisa dimakan pakai nasi lembek atau nasi tim.
Selain jadi lauk utama, botok ini enak juga disimpan di kulkas untuk stok. Biasanya kalau ada sisa, keesokan harinya aku tinggal angetin ulang di kukusan sebentar. Jadi kalau kamu lagi cari ide olahan daun melinjo, udang, dan ikan kembung yang simpel tapi bergizi, cobain versi botok triple prohe ini. Rasanya rumahan, tapi bikin lahap satu keluarga.
🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩
#resepmamahsky