Masak apa hari ini? Yuk, kita olah sayur menjadi tumisan yang lezat dengan tambahan protein hewani atau nabati. Sehingga tumisan kamu ga hanya kaya akan serat tapi juga kaya akan protein yang baik untuk tubuh.
Aku mau share 4 resep sayur serba tumis, yaitu:
1. Tumis Labu Siam Teri Medan
2. Tumis Buncis Tempe
3. Tumis Cah Kangkung
4. Tumis Brokoli Jamur Daging Sapi
Gimana mau mencoba masak di rumah? Yuk, share ke temen kamu ya mau belajar masak. Selamat mencoba!
... Baca selengkapnyaAkhir-akhir ini aku juga lagi berusaha makan lebih sehat, jadi tumis sayur tuh jadi penyelamat banget. Selain cepat, masaknya juga nggak ribet dan cocok untuk diet karena bisa tinggi serat dan protein, tapi tetap berasa makan “rumahan” yang nagih.
Kalau kamu lagi cari tumis sayur untuk diet, kuncinya sebenarnya di cara masak dan pemilihan bahan. Misalnya, untuk tumis labu siam teri Medan, kamu bisa kurangi jumlah minyak dan pakai teri yang sudah diseduh air panas dulu biar nggak terlalu asin dan berlebihan garam. Labu siam sendiri seratnya tinggi dan bikin cepat kenyang, sementara teri Medan tetap jadi sumber protein hewani yang enak.
Di tumis buncis tempe, buncis itu sayur rendah kalori tapi kaya serat, sedangkan tempe sumber protein nabati yang cocok banget buat kamu yang lagi mengurangi daging. Supaya lebih sehat, aku biasanya pakai sedikit saja saos tiram, cukup untuk penambah rasa, lalu imbangi dengan bawang dan cabai merah supaya tetap gurih dan wangi.
Untuk kamu yang suka masakan super simple, tumis cah kangkung bisa jadi menu andalan. Kangkung ini salah satu sayur yang enak banget ditumis cepat dengan bawang, cabai merah, dan tomat. Kalau buat diet, aku usahakan nggak terlalu banyak minyak dan nggak pakai penyedap berlebihan, cukup garam, sedikit gula, dan saos tiram tipis-tipis.
Nah, kalau pengin sayur protein tinggi dan berasa lebih “mewah”, tumis brokoli jamur daging sapi bisa jadi pilihan. Brokoli seratnya tinggi, jamur shimeji rendah kalori tapi mengenyangkan, daging sapi memberi protein hewani. Aku biasanya pakai campuran saos teriyaki dan saos tiram, plus bawang dan sedikit jahe supaya rasanya mirip menu resto tapi tetap cocok untuk masakan rumahan.
Kalau kamu biasa belanja di pasar sayur tradisional, semua bahan ini mudah banget ditemukan: buncis, kangkung, labu siam, brokoli, tempe, jamur, sampai teri Medan. Tinggal kombinasikan sesuai selera atau stok di kulkas. Bisa juga dibuat oseng sayur campur, misal sisa buncis, wortel, dan jagung manis jadi satu tumisan.
Intinya, masak sayuran untuk diet itu nggak harus hambar. Dengan sedikit kreatif, tumisan sayur bisa tetap sehat, tinggi serat dan protein, tapi rasanya tetap enak dan cocok dimakan bareng nasi hangat sebagai sayur rumahan sederhana. Kalau kamu punya versi tumis favoritmu, boleh banget share juga biar kita bisa saling tukar ide menu harian.
brokoli daging sapinya bikin ngiler 🤩