ya kali tamu kamu beta klo bau ee burung #bayfreshreeddiffuser #bayfresh #pewangiruangan #pengharumruangan #baby
Sebagai ibu rumah tangga yang lumayan sering kedatangan tamu mendadak, aku lumayan bergantung sama pengharum ruangan. Biar nggak cuma wangi pas awal aja, tapi tahan lama dan nggak bikin pusing, cara menggunakan pengharum ruangan itu penting banget. Biasanya aku mulai dari pilih jenis pengharum. Ada spray, gel, automatic, sampai reed diffuser. Di rumah, aku paling suka reed diffuser karena lebih aman kalau ada baby, nggak perlu disemprot-semprot. Cara pakainya simpel: buka tutup botol, masukkan stick (reed) secukupnya, lalu taruh di ruangan yang sering dilewati, misalnya ruang tamu atau ruang keluarga. Makin banyak stick, wangi makin kuat, tapi kadang bisa terlalu menyengat, jadi aku atur 3–5 stick saja. Supaya tamu betah berlama-lama, aku selalu perhatikan posisi pengharum. Jangan taruh terlalu dekat dengan hidung, misalnya tepat di meja tamu, karena bisa bikin beberapa orang pusing. Aku biasanya taruh di pojokan ruangan atau dekat pintu masuk. Jadi begitu pintu dibuka, wanginya sudah terasa, tapi nggak nyegrak. Tulisan di fotoku ‘buruan pasang pengharum ruangan ini, pasti tamumu betah berlama2’ itu memang aku rasakan sendiri, terutama kalau ada acara kecil di rumah. Kalau pakai pengharum semprot, cara menggunakannya juga ada triknya. Aku semprotkan ke arah sudut ruangan dan agak ke atas, bukan langsung ke sofa atau bantal. Biar wanginya menyebar lewat udara, bukan nempel di kain sampai terlalu kuat. Untuk yang ada bayi, aku biasanya semprot dulu sebelum baby masuk ruangan, lalu tunggu beberapa menit sampai wanginya agak menyebar dan nggak terlalu tajam. Tips lain, jangan campur terlalu banyak jenis aroma dalam satu rumah. Misalnya di ruang tamu wangi vanilla, di kamar wangi lavender, di dapur wangi buah-buahan—itu masih oke. Tapi kalau dalam satu ruangan ada pengharum spray, reed diffuser, dan pengharum listrik dengan aroma beda-beda, hidung bisa capek. Aku lebih pilih satu aroma yang lembut untuk satu ruangan, jadi tamu juga nyaman. Supaya pengharum ruangan bekerja maksimal, jangan lupa jaga kebersihan dulu. Bau apek dari sampah atau cucian kotor nggak akan hilang cuma dengan semprot-semprot. Biasanya aku buka jendela pagi hari, buang sumber bau, baru pasang atau pakai pengharum. Dengan cara ini, wangi yang keluar lebih enak dan natural, bukan seperti menutupi bau. Intinya, cara menggunakan pengharum ruangan itu bukan cuma soal produk apa yang dipakai, tapi juga kapan dipasang, di mana posisi terbaik, dan seberapa kuat aromanya. Kalau pas, tamu yang datang nggak cuma kagum rumah wangi, tapi juga betah ngobrol lama tanpa merasa pusing atau sesak.




















































































































